Kurikulum Internasional Secondary School Jakarta Cetak Prestasi Membanggakan dari Para Siswanya

Kurikulum Internasional, Secondary School Jakarta Cetak Prestasi Membanggakan dari Para Siswanya. Di Indonesia, kewajiban seseorang dalam menempuh pendidikan saat ini sebenarnya bukan lagi 9 tahun, melainkan 12 tahun. Walau untuk mendapat fasilitas sekolah gratis, pemerintah hanya memberikannya sampai anak menempuh pendidikan sekolah menengah atau 9 tahun.

Meski demikian, seseorang tetap wajib mengikuti alur jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, dan SMA. Di luar negeri atau sekolah swasta berbasis internasional istilah jenjang pendidikan ini sedikit berbeda, yaitu pre-school untuk anak usia 3-4 tahun atau usia pra sekolah, lalu elementary school untuk usia 7-12 tahun atau setara dengan Sekolah Dasar dan secondary school, untuk usia 13 – 18 tahun atau setara dengan SMP dan SMA.

Mengingat penting sekolah bagi anak-anak, salah satu sekolah swasta terbaik berbasis internasional yaitu Secondary School Jakarta dari Australian Independent School (AIS) Indonesia, membuka peluang bagi siapapun yang ingin menempuh pendidikan lebih baik dan maju dengan kurikulum berbasis internasional yang telah teruji karena telah juga mengantongi standar pendidikan dengan akreditasi internasional. 

Dengan mengangkat rancangan akan pentingnya persiapan  seseorang dalam menjadi individu yang matang dan mandiri. Secondary school Jakarta, berusaha untuk fokus dalam pengembangan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan siswa yang bisa relevan dan sesuai dengan perkembangan jama saat ini.

Dukungan dan dorongan dalam proses belajar selalu siap diberikan oleh para guru mata pelajaran, wali kelas dan konselor, dengan tujuan seorang siswa nantinya dapat terarah dalam menentukan pilihan dan minat pribadinya. Sehingga diharapkan lulusan dari siswa Secondary School Jakarta mampu menjadi pribadi yang tertampil secara intelektual, emosi dan sosial kemasyarakatan. Ada banyak hasil yang telah didapat dari penerapan metoda belajar berbasis kurikulum internasional ini.

Seperti meningkatnya kepercayaan diri siswa dan keinginan untuk bersaing dalam hal positif serta menjadi yang terbaik dalam pilihan minat. Hal ini terbukti seorang siswa, bernama Tully  yang menang dalam Pertandingan Senam Moose yang diadakan di Kanada baru-baru ini. Pertandingan ini merupakan pertemuan senam internasional dengan lebih dari 60 klub dari seluruh Asia yang diwakili. Dan selama dua hari Tully berhasil memenangkan empat perangkat (balok, balok yang tidak rata, lantai, dan brankas) dan ia pun berhasil meraih 2 medali emas dan 2 medali perak.

Selain Tully ada juga, siswa Kelas 12 yang meraih skor ATAR tertinggi dengan nilai 96,40 yaitu William Murray. ATAR adalah kriteria penting dan utama untuk seseorang bisa masuk ke sebagian besar program universitas sarjana-masuk di Australia. Dan masih banyak prestasi lainnya yang telah berhasil diraih oleh para siswa Secondary School Jakarta.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>